Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

PDFCetakEmail

Pengaruh Pupuk Organik Cair pada Pertumbuhan
dan Hasil Caisim (Brassica rapa convar) di Incepstisols

M.T. Sutriadi

RINGKASAN

Pupuk organik cair produksi oleh PT. Agro Lestari dipromosikan dapat meningkatkan produksi 40-100%. Untuk mengetahui sejauh mana efektivitas pupuk organik cair ini telah dilakukan pengujian, sesuai Peraturan Menteri Pertanian No. 02/Pert/HK.060/2/2006. Penelitian dilaksanakan di rumah kaca Balai Penelitian Tanah dengan menggunakan tanah Inceptisols dari Cinangneng Kabupaten Bogor mulai bulan Agustus 2007. Sebanyak 10 perlakuan dicobakan dengan menggunakan rancangan percobaan acak lengkap dengan tiga ulangan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pupuk organik cair mempunyai pH 7,1 mengandung C-organik 6,39 %, hara makro dan mikro lengkap dan logam berat rendah, sehingga memenuhi kriteria persyaratan teknis pupuk organik. Pemberian Pupuk organik cair (2m1 l/ha) dikombinasikan dengan NPK ¾  takaran anjuran (225 kg urea, 75 kg ZA, 75 kg SP-36, dan 75 kg KCl/ha) efektif meningkatkan pertumbuhan dan hasil caisim hingga 4,4% (263,3 gram/tanaman menjadi 274,9 gram/tanaman) dibanding pupuk NPK  takaran anjuran (300 kg urea, 100 kg ZA, 100 kg SP-36, dan 100 kg KCl/ha). Hasil ini ditunjukkan dengan nilai RAE yang > 100% yaitu 112% jika dibandingkan dengan perlakuan standar NPK  takaran anjuran. Pemberian pupuk organik cair  takaran 2,1 liter/ha dapat menurunkan penggunaan pupuk anorganik N, P, K hingga 25%. Takaran pupuk organik cair yang dapat memberikan hasil panen maksimum adalah 2,1 liter/ha dikombinasikan dengan NPK ¾  takaran anjuran.

Makalah diterbitkan pada Prosiding Seminar Nasional dan Dialog Sumberdaya Lahan Pertanian. Buku II: Teknologi Pengelolaan Sumberdaya Lahan. Bogor, 18-20 November 2008. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Departemen Pertanian

Travel Turne Tranzito