Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Berita Terbaru

PDFCetakEmail

“Enzim fosfatase dalam tanah  aktivitasnya sebagai parameter kesuburan tanah”… “Enzim tersebut sebagai parameter kesuburan tanah masih 10% dibandingkan dengan enzim dehidrogenase yang sudah mempunyai korelasi dengan mircobialbiomassa tanah, untuk itu perlu penelitian”…”Perlu digali penelitian yang mengarah ke kelayakan aplikasi pupuk hayati tanah”… “Enzim ini diharapkan dapat digunakan untuk mengetahui P yang dapat digunakan untuk tanaman”.  Itulah beberapa hal penting yang disampaikan oleh Khamdanah, S.Si (Peneliti Kelti Biologi dan Kesehatan Tanah) dalam presentasi yang berjudul “Enzim Fosfatase Tanah” pada seminar rutin Balittanah pada tanggal 9 April 2011.

Pada sesi kedua seminar, juga dipresentasi mengenai perkembangan "Perpustakaan Digital Balittanah" yang disampaikan oleh Sdr. Ijang Isyafudin, A.Md (Pustakawan Balittanah). Yang bersangkutan antara lain memaparkan hal-hal sebagai berikut: “Balittanah mempunyai perpustakaan baru per 1 Maret 2013”… “Perpustakaan Balittanah berusaha untuk mengejar perkembangannya dengan cara: (1) penambahan informasi untuk memenuhi kebutuhan pengguna terutama peneliti; (2) Merealisasikan standar SNI perpustakaan nasional dengan penambahan isi publikasi minimal 1000 judul dan SDM minimal 3 orang sesuai dengan pendidikan perpustakaan"... "Perpustakaan melanggan minimal 10 judul majalah yang berkaitan dengan kekhususan instansi induknya". “Selain itu juga berkoordinasi dengan UK/UPT Badan Litbang Pertanian dalam membentuk Forum Perpustakaan Khusus Pertanian, dimana Sdr. Ijang Isyafudin, A.Md sebagai ketua umum”.

 

 

 

 

 

 

 


 

PDFCetakEmail

Pada hari ketiga (5 April 2013) raker BBSDLP, Peneliti dan staf administrasi Balittanah beserta peserta lain  melakukan Field trip ke Balingtan tepatnya ke kebun percobaan Balingtan. Acara Field trip dipandu oleh Ka. Balingtan (Dr. Prihasto Setyanto, M.Sc) yang memberikan penjelasan mengenai penelitian di Balingtan dan di Kebun Percobaan Balingtan

Pada acara ini juga sekaligus dilangsungkan peletakan batu pertama pembangunan salah satu laboratorium Balingtan yang dilakukan oleh Ka. BBSDLP (Dr. Ir. Muhrizal Sarwani) yang diikuti berturut-turut oleh Ka. Balingtan, dan para mantan Ka. Balingtan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 


 
 

PDFCetakEmail

“Pertanian Ramah Lingkungan: Sistem pertanian berbasis ekologi dan berkonsep keberlanjutan hasil pertanian yang tinggi serta menguntungkan secara ekonomi”.. “Komponen penciri pertanian ramah lingkungan: (1) Pengendalian erosi dan aliran permukaan untuk mitigasi degradasi lahan; (2) Bebas dari cemaran polutan yang berasal dari luar usahatani; (3) rendahemisigas rumah kaca; (4) produk pertanian bebas residu dan aman konsumsi”.

“Sistem Pertanian Efisien Karbon (CEF): Sistem pertanian dengan memanfaatkan secara optimal (efisien) karbon yang dikandung oleh produk dan by product (bahan organik sisa tanaman dan ternak)” untuk dapat: (1) memberikan nilai tambah danmeningkatkan pendapatan petani melalui peningkatan produktivitas tanaman; (2) meningkatkan kesuburan tanah, meningkatkan ketersediaan pakan ternak; (3) meningkatkan sekuestrasi dan konservasi karbon; (4) mengurangi/menurunkan emisi gas rumah kaca bersifat clean run-off; (5) diversifikasi dan penghematan energi dan air.

Itulah beberapa point penting yang disampaikan oleh Ka. Balittanah (Dr. Ir. Sri Rochayati, M.Sc) dalam presentasinya yang berjudul “Model Pertanian Ramah Lingkungan Lahan Kering Masam”.pada Sidang Pleno hari kedua 4 April 2013 Raker BBSDLP di Gumaya Tower Hotel Semarang. Bahasan dari presentasi tersebut juga merupakan bagian dari rumusan raker.

Selain itu juga pembicara lain adalah: Dr. Agung Hendriadi, M.Eng (Ka. BBP2TP), Ir. Fauzan (PT. Great Giant Pineapple), Dr. Lalang Buana (PT. SMART Tbk), Dr. Edvin Aldrian (Kapus Perubahan Iklim dan Kualitas Udara BMKG), Dr. Prihasto Setyanto, M.Sc (Ka. Balingtan), Dr. Sri Rochayati, M.Sc (Ka. Balittanah), Dr. Haris Syahbuddin, DEA (Ka. Balitklimat), dan Dr. Dedi Nursyamsi, M.Agr (Ka. Balittra) serta Sidang Kelompok.

 

 

 

 

 

 

 


 
 

PDFCetakEmail

Ka. Balittanah (Dr. Ir. Sri Rochayati, M.Sc), peneliti dan staf administrasi mengikuti pembukaan Raker (rapat kerja) Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian (BBSDLP) diselenggarakan 3-6 April 2013 di Gamaya Tower Hotel-Semarang yang dibuka oleh Ka. BBSDLP (Dr. Ir. Muhrizal Sarwani, M.Sc)

Rapat diikuti oleh Pejabat structural  peneliti dan staf adminsitrasi lingkup BBSDLP (BBSDLP, Balittanah, Balitklimat, Balittra dan Balingtan) serta Ka. BBP2TP (Dr. Agung  Hendriadi). Sekitar 200 peserta menghadiri raker tersebut.

 


 

 

 

 

 

 

 


 
 

PDFCetakEmail

“Segera diadakan CCTV untuk memonitor ruangan-ruangan dan lingkungan serta gerbang masuk ke Balittanah”…”Penanggung jawab kegiatan penelitian segera mengajukan untuk keperluan bahan kimia”… ”Penanggung jawab kegiatan untuk segera melakukan percepatan serapan dana TA 2013”… “Bekerja dalam satu sistem, keluar harus solid jangan orang perorangan, karena semua untuk institusi” Itulah beberapa arahan Ka. Balittanah (Dr. Ir. Sri Rochayati, M.Sc) dalam Rapat Koordinasi Balittanah di Auditorium BBSDLP.

Rapat dihadiri oleh 80 staf Balittanah yang terdiri pejabat struktural, peneliti dan administrasi. Dalam rapat tersebut ada dua topik yang dipresentasi, masing-masing oleh Kasi Yantek (Ibrahim Adamy Sipahutar, SP) berjudul “Progress Kegiatan, Laporan Keuangan 2013 dan Rencana RPTP/RDHP 2014 Balai Penelitian Tanah” dan Kasi Jaslit (Ir. Joko Purnomo, M.Si) berjudul “Diseminasi Teknologi Pengelolaan Tanah dan Pupuk TA 2013”.

 

 

 

 

 

 

 


 
 

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

Travel Turne Tranzito